Diklat Kepala Laboratorium Dan Kepala Perpustakaan KKMTs Kabupaten Gresik

By 17 Jun 2016, 14:37:01 WIB
Diklat Kepala Laboratorium Dan Kepala Perpustakaan KKMTs Kabupaten Gresik

Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Gresik (KKMTs kab. Gresik) bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Subtantif Pembentukan Jabatan berupa Diklat calon kepala laboratorium dan kepala perpustakaan. Pendidikan dan Pelatihan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala BDK Mohammad Thoha dalam sambutan pembukaan Diklat bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia adalah dengan melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi calon Kepala Laboratorium dan Kepala Perpustakaan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan ranah afektif, kognitif dan psikomotorik peserta diklat, dengan harapan mereka mampu mengemban amanat tujuan Pendidikan Nasional.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik H. Haris Hasanudin, yang didapuk untuk menyampaikan materi Kebijakan Pendidikan dan Keagamaan, menyampaikan untuk menjadi Kepala Laboratorium dan Kepala Perpustakaan yang handal dan professional, maka harus memiliki beberapa kompetensi. Kompetensi yang dimaksud diantaranya adalah: Kompetensi Managerial, Kompetensi Profesional, Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Sosial.

Sementara itu Ibu Masfufah selaku ketua KKMTs Kabupaten Gresik dalam sabutanya menyampaikan: “bahwa Diklat ini dilaksanakan untuk memenuhi Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional yang melingkupi 8 standar yang salah satunya adalah Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sedangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 26 Tahun 2008 tentang standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah disebutkan bahwa Kualifikasi kepala laboratorium Sekolah/Madrasah (melalui jalur guru) adalah: 1) Pendidikan minimal sarjana (S1); 2) Berpengalaman minimal 3 tahun sebagai pengelola praktikum; 3) Memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.

Target dari Diklat ini, lanjut Bu Masfufah, adalah terlatihnya peserta Diklat yang mampu mengintegrasikan teori dan praktek dengan mengembangkan pengalaman serta analisa kenyataan di lapangan dari segi teori keilmuan dan menerapkan dalam tugas sehari-hari. Diklat Kepala Laboratorium dan Kepala Perpustakaan yang dilaksanakan selama 100 jam ini, diikuti oleh 200 pese