Kasi PHU Hamdun Roihan : 2300 Orang CJH Dan 1300509066 Estimasi Porsi Tertinggi Tahun Berangkat 2019

By TRI HAYATI FITRIYANI, S.Pd 06 Nov 2018, 11:44:38 WIB
Kasi PHU Hamdun Roihan : 2300 Orang CJH Dan 1300509066 Estimasi Porsi Tertinggi Tahun Berangkat 2019

Kab. Gresik (PHU) – Apel pagi Senin (5/11) di halaman Kankemenag Kabupaten Gresik, Kasi PHU pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Hamdun Roihan sebagai pembina apel memberi sambutan mengenai estimasi porsi tertinggi dan jumlah calon jama’ah haji (CJH) yang akan berangkat pada tahun 2019 nanti. Maksud dan tujuan penyampaian sambutan ini adalah untuk memberikan kejelasan kepada semua pihak atau keterbukaan informasi.

Hamdun Roihan mengumumkan kepada peserta apel untuk disampaikan kepada  saudara atau teman, mengenai estimasi porsi tertinggi mencapai 1300509066, dan jumlah calon jama’ah haji (CJH) 2300 orang yang akan berangkat pada tahun 2019 nanti. Beliau mengharapkan kepada cjh yang masuk data base tahun 2019 belum melakukan registrasi ulang harap segera melakukan registrasi ulang dan melunasi biaya haji di kantor kementerian agama kabupaten gresik paling lambat tanggal 20 Nopember 2018 dengan estimasi porsi tertinggi 1300509066.  

Beliau menambahkan tausiah yang begitu penting untuk difahami dan diamalkan. Bahwa takdir Allah yang diberikan pada setiap manusia tidak ada yang salah, baik tempat maupun waktunya. Beliau menggambarkan suatu kejadian yang sangat menginspirasi seluruh peserta apel.

Kejadian kecelakaan pecahnya kapal di tengah lautan, sekelompok orang yang ada dalam kejadian merasa sedih, menyesalkan hal yang terjadi dan tetap berusaha sekuat tenaga menyelamatkan diri ke tepi pantai, sampai malamnya tiba hutan membuat dan menempati gubuk untuk berteduh, yang tidak lama kemudian gubuk terbakar habis. Sampai di sini orang tersebut menyalahka Allah menanyakan salahnya pada Allah kenapa sampai dihukum sedemikian dengan memberikan cobaan yang bertubi-tubi. Pagi harinya tanpa diduga datanglah tim penyelamat menemukan orang-orang tersebut. Terakhir para korban kecelakaan menyadari bahwa Allah memberikan takdir terbakarnya gubuk yang berakibat banyaknya asap yang dapat terlihat oleh tim penyelamat bahkan dari kejauhan.

Beliau menyimpulkan sungguh Allah menyelamatkan kita, karena Allah lebih tahu cara apa untuk menyelamatkan manusia. Kita sebagai manusia harus menerima dengan ikhlas karena itu adalah rahasia Allah. (TRI.HF)