Kemenag Gresik - Gresik, 22 Januari 2024 - Kegiatan yang krusial untuk optimalisasi pengelolaan, pengumpulan, dan pendistribusian zakat di KUA Kecamatan Kebomas dan Gresik telah dilaksanakan dengan sukses pada tanggal 22 Januari 2024, bertempat di Aula Al-Ikhlas Kemenag Gresik. Acara ini dihadiri Kepala Kemenag Gresik, H. Moh. Ersat, Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Gresik, Nelly Afroh, Kepala KUA Kec. Gresik, H. Nasichun Amin, dan Kepala KUA Kec. Kebomas, H. Khalili, serta perwakilan tokoh agama / Mudin dari 2 kecamatan tersebut. Komisioner BAZNAS Gresik Bapak H. Musthoha, sebagai pemateri dalam kegiatan ini. Lebih dari 75 undangan turut menghadiri kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Gresik, H. Moh. Ersat menyampaikan harapannya agar semua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik tidak hanya memiliki SK semata, namun juga diwujudkan dalam tindakan nyata. Beliau menekankan pentingnya pertemuan dengan BAZNAS yang akan dioptimalkan sebelum bulan Ramadhan, sebagai langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan SK tersebut.

H. Moh. Ersat juga memaparkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Gresik baru mencapai 10%, dengan mayoritas berasal dari PNS. Oleh karena itu, kerjasama harmonis dengan BAZNAS Kabupaten Gresik menjadi sangat penting. Beliau mendorong UPZ di setiap KUA untuk segera bergerak menjelang bulan Ramadhan guna memaksimalkan potensi zakat yang masih belum tergali sepenuhnya.

Selain itu, H. Moh. Ersat juga memfokuskan perhatian pada calon pengantin, mengajak mereka untuk terbiasa bersedekah. Hal ini juga berlaku untuk ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Uang yang terkumpul tidak akan kembali ke Kemenag, melainkan dialokasikan ke UPZ Kecamatan untuk keperluan zakat dan kegiatan amal lainnya dan untuk meningkatkan ekonomi umat terutama di sekitar KUA dan dapat menjadikan para fakir miskin menjadi muzakki. 

Materi yang disampaikan oleh Komisioner BAZNAS Gresik Bapak H. Musthoha, meliputi potensi zakat di Kab. Gresik yang mencapai 243 milyar setiap tahunnya dan baru terkumpul 21 milyar pada tahun 2023. Berikutnya disampaikan tugas dan fungsi UPZ yang harus diketahui oleh pengurus UPZ yang ada.

Dengan harapan ini, Kemenag Gresik mengajak semua pihak terlibat untuk bersama-sama menjalankan optimalisasi pengelolaan zakat, menggali potensi zakat yang belum tergarap sepenuhnya, dan menciptakan sinergi yang kuat antara Kemenag, BAZNAS, dan UPZ di seluruh KUA Kecamatan Kebomas dan Gresik.